Make your own free website on Tripod.com

 

RASA PERCAYA DIRI , BAGAIMANA MENUMBUHKANNYA ?…..

 

Membaca BONA NI PINASA Terbitan bulan April 1999 , membuat saya terkagum-kagum . Karena apa yang selama ini kita anggap sesuatu yang tabu untuk dibahas , dengan begitu hati-hati dilandasi kejujuran dan keinginan untuk maju…..

Gairah wanita 40an menjadi topik utamanya .

Tabu , karena kita orang Batak…………………Budaya kita banyak memberi batasan-batasan dalam tatakrama berbicara , dan memperlakukan seseorang . Makanya bukankah tulisan tersebut menjadi istimewa ? .

Saya rasa hal ini pula , menjadi langkah awal untuk majalah kita ini , mencari bentuk yang lebih nyata akan keberadaannya untuk kita semua .

Wanita sering kali menjadi topik pembicaraan , tidak sedikit sasaran pengusaha dalam menjual hasil produknya ialah…………wanita . Bahkan , sosok wanita disampingnyalah menjadi `barometer` untuk menilai intelektual dan selera seorang pria/suami .

Nah……………..kalau begitu apa bisa dianggap sepele arti seorang wanita / istri untuk seorang pria / suami dalam kehidupannya secara menyeluruh ? .

Tentu saja tidak ! , di Taiwan bahkan ada suatu kepercayaan bahwa rejeki sebuah keluarga dapat kita lihat dari keadaan kulit wajah sang istri . Apabila kulit wajahnya tidak mulus misalnya terdapat jerawat atau vlek , seorang suami akan menuduh bahwa kegagalan yang sedang dia alami , semua karena sang istri . Kulit wajah yang mulus dan sehat diyakini akan banyak membawa rejeki .

Ngeri ya……………? , tapi hal itu benar-benar terjadi . Kepercayaan tersebut menumbuhkan kesadaran wanita Taiwan untuk selalu konsisten dalam merawat dan memelihara kecantikan dan kesehatan kulitnya . Bukankah kita juga mengakui Taiwan sangat maju dalam hal kecantikan kulit . Untuk mereka baju dan perhiasan yang mahal bukan menjadi prioritas pertama . Padahal dalam kesehariannya , wanita Taiwan adalah pekerja keras . Membantu suami mencari nafkah sudah suatu keharusan , untuk hidup yang layak di Taiwan bukan hal yang mudah untuk dicapai . Sedangkan pekerjaan rumah tangga sudah kewajiban yang harus dilakukan wanita Taiwan .

Hal diatas hanya salah satu contoh , betapa pentingnya keberadaan seorang wanita . Padahal wanita sendiri selalu menganggap keberadaannya tidak berarti apa-apa , selain istri dan ibu untuk anak-anaknya .

Bicara mengenai rasa percaya diri pada seorang wanita terutama wanita Batak , menurut saya dimulai dari dalam rumah tangganya . Bagaimana dia menghargai dirinya , menghormati perasaannya , mencintai tubuhnya sendiri , dan menggali potensi yang ada di dalam dirinya sendiri . Salah……!, kalau menggali potensi diri dengan sesuatu yang berlebih-lebihan , Apalagi kalau seorang wanita menjadi konsumtif karenanya . Memiliki keahlian dalam hal masak memasak , atau hal-hal yang lain sudah dapat menumbuhkan rasa percaya diri seseorang . Memasak bukan sekedar menjadikan sesuatu yang mentah menjadi matang , dan siap untuk dimakan . Coba kita cari tahu bagaimana sesuatu bisa kita olah dengan `tehnik` yang benar , dan memperlakukan bahan-bahan tersebut sesuai dengan sifatnya……..Pasti hasilnya bukan sekedar makanan , akan tetapi menjadi suatu hidangan yang lezat dan mrnarik dalam penampilannya .

Orang Jepang punya prinsip , "eat with eyes" . Makanya penampilan dalam semua makanan Jepang luar biasa menariknya .

Di dalam tulisan gairah wanita 40an , ada beberapa pendapat mengatakan bahwa banyak wanita Batak yang tingkat kecerdasannya jauh di atas pria…………bisa jadi lho ! .

Kebudayaan dan keharusan untuk tunduk pada suami adalah kendala yang utama bagi wanita Batak…………..Saya rasa tidak benar . Rasa percaya diri sangat dibutuhkan `persiapan` . Dan hal itu harus segera di mulai . Jangan malu untuk belajar , yang paling penting pekerjaan yang kita pilih memang sangat kita sukai . Sehingga `kegagalan` yang kita temui tidak membuat kita cepat menyerah , tetapi sebaliknya .

Ada hal lain yang dapat kita ambil khidmahnya di saat kita menemui kegagalan ,……..yaitu belajar menguasai perasaan .

Rasa percaya diri bukan sekedar faktor kecerdasan semata , mau menghargai orang lain , menerima orang lain dengan segala kelebihan dan kekurangannya , serta dengan tulus mengakui kelebihan orang lain , adalah jalan menuju kesuksesan .

Sebagai seorang ahli kecantikan tentu saja kecantikan dan kesehatan kulit menjadi perhatian utama saya , apabila bertemu dengan orang lain . Hilangkan perasaan rendah diri hanya karena menemui kekurangan dalam tubuh kita . Banyak kelebihan-kelebihan lain yang dapat kita tumbuhkan agar kita menjadi dan memiliki pribadi yang mempesona .

Mengkritik juga bukan pekerjaan saya yang utama . Membantu sesama , dibidang yang saya geluti , menjadi hal yang terutama .

Keberhasilan adalah perangkap , untuk mencapai keberhasilan-keberhasilan yang lain !

 

DESIREE SIANIPAR , Skin Care Specialist

Jakarta , 16 April 1999

desiree@indo.net.id

 


Balik